Cara Cerdas Menyimpan Beras Agar Tidak Berkutu dan Berjamur

Beras merupakan salah satu kebutuhan pangan yang utama, pada umumnya orang membeli beras dengan jumlah yang banyak agar bisa menjadi stok di rumah, saking pentingnya kebanyakan orang membeli beras hingga puluhan kilo gram untuk persediaan selama 1 bulan. Selain menghemat waktu berbelanja, Anda yang membeli beras dengan jumlah yang banyak tentu akan mendapatkan harga yang lebih murah. Harga beras saat ini berkisaran Rp 8.500 – Rp 11.000/liter, jika Anda membeli dalam jumlah kiloan tentu harga yang Anda dapat bisa jauh lebih murah kisaran Rp 7.500 – Rp 9.000/liter. Kondisi ini mendorong kita untuk tahu cara menyimpan beras yang benar dalam jangka waktu yang lama agar tidak menimbulkan bau, jamur dan kutu.

Kualitas beras tentu akan menurun jika terdapat kutu dan jamur di dalamnya. Bahkan rasanya pun bisa berubah saat matang jika jamur dan kutu yang ada di dalam beras terlampau banyak. Kutu dan jamur yang terdapat pada beras akan membuat struktur nasi kurang pulen. Karena itulah sangat penting untuk menjaga kebersihan tempat penyimpanan beras untuk terhindar dari masalah ini. Salah satu cara menyimpan beras agar tidak berkutu adalah dengan menambahkan sedikit bubuk kopi yang dibungkus plastik kemudian plastiknya dilubangi sedikit saja. Kutu beras tidak menyukai aroma kopi sehingga kutu akan menjauh dari beras yang Anda simpan. Anda juga bisa menggunakan bawang putih, bawang merah dan daun jeruk purut ke tempat penyimpanan beras.

Hal pertama yang harus Anda perhatikan agar beras tidak berkutu dan tidak berjamur adalah saat membeli beras. Pastikan bahwa beras memiliki kualitas yang bagus, bersih dan bebas kutu. Pilihlah tempat penyimpanan yang kering dan bersih sebagai cara menyimpan beras agar tidak berkutu. Anda bisa menggunakan wadah penyimpanan yang terbuat dari plastik yang tertutup rapat. Jauhkan beras dari tempat yang lembab karena akan lebih mudah berjamur dan ditumbuhi kutu. Simak cara menyimpan beras agar tidak berkutu, berjamur dan berbau berikut ini!

  • Membersihkan tempat penyimpanan beras secara rutin

Bersihkan terlebih dahulu toples atau tempat beras yang akan digunakan untuk penyimpanan. Apabila masih terdapat beras lama yang belum habis maka pisahkan dengan beras yang baru. Masaklah beras lama terlebih dahulu agar segera habis baru memasak beras yang baru dibeli. Setiap akan menyimpan beras pastikan wadahnya dibersihkan terlebih dahulu hingga terbebas dari sisa-sisa kotoran beras lama seperti kerikil, jamur yang menempel, debu dan kotoran lainnya.

  • Gunakan wadah tertutup rapat

Untuk menghindari kutu, semut dan serangga pengganggu agar tidak leluasa masuk dan bermain di tempat beras maka diperlukan wadah yang tertutup rapat. Anda bisa menggunakan toples berukuran besar dengan tutup yang mudah dibuka. Kami merekomendasikan Toples 2 Warna Merek Stormore yang ada di website indoware.co.id. Toples ini terbuat dari bahan plastik Food Grade yang memang digunakan untuk menyimpan bahan-bahan makanan termasuk beras. Tidak mengandung BPA sehingga sangat aman dan tidak menimbulkan efek samping apapun. Dengan bentuknya yang bulat dengan Kombinasi 2 Warna membuatnya sangat menawan untuk menghiasi dapur Anda.

Toples 2 warna yang kami jual memiliki kapasitas 10 liter sehingga sangat cukup untuk menyimpan 10 kg beras. Dengan penutup yang rapat dan kedap udara membuat semua jenis hewan tidak bisa masuk ke dalam toples. Toples ini memiliki ukuran 295x295x300 (mm) sehingga tidak memakan banyak tempat. Dengan garansi seumur hidup, tentu akan menghilangkan rasa kekhawatiran Anda. Toples ini sangat kokoh, tebal dan tahan lama untuk digunakan menyimpan stok beras di rumah Anda. Memilih toples 2 warna dari indoware sebagai cara menyimpan beras agar tidak berkutu adalah pilihan yang sangat tepat.

  • Pastikan Wadah bersih dan kering

Cara menyimpan beras agar tidak berkutu selanjutnya adalah pastikan wadah yang Anda gunakan tidak lembab atau basah, karena toples yang lembab dapat merusak kualitas beras. Apabila dimasak rasa beras akan berubah dan tercium aroma bau yang tidak sedap. Dalam jangka waktu yang lama beras yang berjamur dan apek tidak layak dikonsumsi dan berpengaruh pada kesehatan. Untuk itu, pastikan toples penyimpanan beras Anda selalu bersih dan kering ya!

  • Menambahkan daun jeruk

Anda bisa menambahkan beberapa lembar daun jeruk  sebelum menutup wadah beras.  Kutu dan serangga sangat tidak menyukai aroma khas dari daun jeruk sehingga mereka akan menjauh. Selain itu, aroma jeruk membuat beras jadi lebih harum saat dimasak.

  • Menambahkan daun pandan

Selain daun jeruk, Anda juga bisa menambahkan daun pandan karena serangga dan kutu juga tidak menyukai aroma daun pandan. Dengan demikian beras Anda akan aman dari serbuan serangga dan kutu. Selain itu, aroma pandan yang enak akan membuat beras terjaga dengan baik.

Bagaimana? Sangat praktis dan mudah bukan cara menyimpan beras agar tidak berkutu! Semoga dengan tips diatas diatas, Anda tidak perlu pusing dengan masalah beras berkutu, berjamur dan bau.

Leave a comment